MAJENE — Suasana SMP Negeri 6 Majene hari ini tampak berbeda. Diantara riuhnya suara tabuhan gendang dan merdunya nyanyian khas Mandar, “Tenggang-Tenggang Lopi”, sosok pemimpin baru mulai melangkah menyisir lorong-lorong sekolah.
Januaris yang baru saja mengemban amanah sebagai Kepala Sekolah SMPN 6 Majene, memanfaatkan hari Sabtu ini untuk melakukan inspeksi lapangan perdana.
Baca Juga : Wujudkan Sekolah Hijau, Siswa SMPN 1 Majene Kelola Sampah Organik dan Anorganik secara Mandiri
Sembari menikmati suasana sekolah yang kental dengan nuansa budaya lokal, beliau terlihat teliti memeriksa kondisi fisik bangunan dan fasilitas pendidikan yang ada.

Di sela-sela pantauannya, Januaris menyampaikan bahwa langkah awal ini sangat krusial untuk menentukan arah pengembangan sekolah ke depan.
“Saya baru beberapa hari bertugas di sini. Hari ini saya berkeliling memeriksa beberapa gedung sekaligus melihat langsung kondisi sekolah secara menyeluruh,” ujar Januaris saat ditemui di lokasi.
Meski masih dalam tahap adaptasi, kehadiran beliau yang disambut dengan unsur seni tradisional menunjukkan komitmen SMPN 6 Majene dalam menjaga kearifan lokal Mandar di lingkungan pendidikan.
Pantauan ini mencakup pemeriksaan ruang kelas, laboratorium, hingga sarana pendukung lainnya guna memastikan kenyamanan proses belajar mengajar bagi para siswa.
Kedepannya, Januaris berharap dapat membawa semangat baru dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMPN 6 Majene, tanpa melupakan akar budaya yang menjadi identitas daerah.
Untuk diketahui, SMP Negeri 6 Majene adalah lembaga pendidikan menengah yang berdedikasi untuk mencetak generasi cerdas dan berkarakter di wilayah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya lokal.















