Cakrawala9.com, Mamuju — Menerima laporan adanya peristiwa dugaan penganiayaan, dengan sigap pihak kepolisian dari Tim URC Polsek Kalukku bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Peristiwa tersebut terjadi di Desa Toabo, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat.
Baca Juga: Viral di Media Sosial, Kapolsek Kalumpang Tegaskan Isu Penculikan Anak Ditangkap adalah Hoax
Baca Juga: Seorang Ayah Ditangkap Usai Rudapaksa Anak Tiri, Masih di Bawah Umur
Kapolsek Kalukku Polresta Mamuju, AKP Hadaming membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, seorang pria berinisial SP (30) diduga melakukan penganiayaan terhadap ayah kandungnya sendiri Inisial BC (60).
“Peristiwa tersebut terjadi saat pelaku mendorong korban hingga terjatuh ke kaca cermin yang mengakibatkan korban mengalami luka robek pada bagian siku kiri,” kata Kapolsek Kalukku dalam keterangannya kepada media. Kamis (28/5/2026).
Akp Hadaming menyampaikan, kronologis kejadian bahwa sebelum terjadi dugaan penganiayaan tersebut, pelaku pulang ke rumah dalam keadaan mabuk. Sesampainya di rumah, pelaku mendatangi ayahnya dengan maksud meminta uang. Namun permintaan tersebut tidak dipenuhi oleh korban sehingga memicu kemarahan pelaku dan terjadi cekcok mulut antara keduanya.
Lanjut, dalam kondisi emosi, pelaku kemudian mendorong ayahnya hingga terjatuh dan mengenai kaca cermin, yang menyebabkan luka pada siku kiri korban. Setelah melihat korban mengalami pendarahan, pelaku langsung meninggalkan lokasi kejadian.
“Atas kejadian tersebut, salah satu anak korban kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Kalukku untuk ditindaklanjuti,” jelas Kapolsek Kalukku.
“Diketahui pula bahwa pelaku sebelumnya kerap meminta uang kepada orang tuanya dan sering marah apabila permintaannya tidak dipenuhi. Dalam kesehariannya, pelaku juga diketahui sering mengonsumsi minuman keras tradisional jenis ballo serta gemar bermain judi online,” tambahnya.
Dari hasil penyelidikan, saat Tim URC Polsek Kalukku hendak melakukan penangkapan terhadap pelaku. Namun, korban menyampaikan bahwa persoalan tersebut tidak perlu dibawa ke ranah hukum karena pelaku merupakan anak kandungnya sendiri.
“Sikap korban yang tetap memaafkan anaknya meski telah menjadi korban penganiayaan menunjukkan besarnya kasih sayang seorang ayah kepada anaknya,” tutup Kapolsek.




















Moga slalu sehat. Anaknya perlu pembinaan mungkin ya
Amin dan Sepakat!!!