Example 728x250

Silaturahmi Kasat Reskrim bersama Wartawan dan LSM, Wujudkan Penegakan Hukum Profesional

Cakrawala9.com, Majene – Kunjungan silaturahmi Kasat Reskrim Polres Majene bersama wartawan dari berbagai media dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) se – Kabupaten Majene, sebagai bentuk menjalin kemitraan juga meningkatkan kerjasama dalam penegakan hukum yang profesional di wilayah Majene, Sulawesi Barat.

Dalam agenda tersebut, Kasat Reskrim Polres Majene, AKP Fredy menekankan pentingnya peran wartawan dan LSM sebagai mitra strategis dalam penegakan hukum.

“Kami ingin menjalin kerja sama yang baik dengan wartawan dan LSM untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penegakan hukum,” kata AKP Fredy.

Baca Juga : Menebar Kebahagiaan, IJS Majene Berbagi Ke Tukang bangunan hingga Sopir

Pada kesempatan itu, Kapolres Majene, AKBP Muhammad Amiruddin menyampaikan pesan kepada wartawan dan LSM untuk menjadi mitra yang profesional dan memberikan kontribusi positif terhadap bangsa dan negara.

“Kami berharap wartawan dan LSM dapat membantu mengawal kejadian dan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat,” pesannya.

Dengan adanya kemitraan ini, Polres Majene berharap dapat meningkatkan kualitas penegakan hukum dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Kedekatan antara polisi dan rakyat (Polmas/Pemolisian Masyarakat) di Indonesia memberikan banyak manfaat, terutama dalam menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, dan harmonis.

Baca Juga : Peletakan Batu Pertama Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Palipi Soreang Majene

Adapun hal-hal yang nilai menjadi manfaat terjalinnya kerja sama yang baik antara pihak Kepolisian dengan berbagai elemen, yakni: 

Peningkatan Rasa Aman dan Kepercayaan Publik: Kehadiran polisi yang humanis di tengah masyarakat meningkatkan rasa aman dan tentram. Kepercayaan masyarakat yang meningkat mempermudah polisi dalam bertugas dan menjalin kemitraan.

Pencegahan Kejahatan yang Lebih Efektif: Polisi lebih mudah mendapatkan informasi mengenai potensi gangguan keamanan dari warga. Ini mempermudah deteksi dini terhadap kejahatan, seperti narkoba atau tawuran. Patroli rutin dan kolaborasi warga dapat mengurangi angka kriminalitas.

Penyelesaian Masalah secara Kekeluargaan (Restorative Justice): Kedekatan polisi memungkinkan penyelesaian masalah sosial atau tindak pidana ringan melalui mediasi dan pendekatan dialogis, tidak melulu melalui jalur hukum formal.

Respon Cepat saat Krisis atau Bencana: Polisi yang dekat dengan warga bertindak sebagai pelindung garda terdepan saat terjadi bencana alam, tawuran, atau situasi darurat lainnya.

Peningkatan Kesadaran Hukum: Polisi yang dekat dapat lebih efektif memberikan edukasi mengenai hukum, aturan, dan ketertiban masyarakat, sehingga mengurangi pelanggaran hukum.

Pembangunan Hubungan yang Harmonis: Keterlibatan polisi dalam kegiatan sosial masyarakat (contoh: Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat/Bhabinkamtibmas) memperkuat hubungan baik antara warga dan aparat, yang menciptakan sinergi positif.

Singkatnya, polisi yang dekat dengan rakyat bertransformasi dari sekadar alat penegak hukum menjadi mitra masyarakat yang melindungi, mengayomi, dan melayani.

Penulis : Hasri Gandeng

Editor : Bahri

Example 728x250
Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250