MAMUJU TENGAH — Proyek pekerjaan jalan Nasional yang menghubungkan Topoyo hingga Karossa dikerjakan sejak akhir tahun 2025. Program kegiatan preservasi menggunakan anggaran mencapai angka ratusan miliar.
Dari pantauan dilapangan, jalan wilayah Topoyo telah dilakukan pengerukan aspal atau proses pengelupasan lapisan aspal lama.
Baca Juga : 3 Pekerjaan Jalan PUPR Mamuju, Ada Anggaran DBH Sawit
Informasi yang diperoleh redaksi, nama kegiatan yakni Preservasi Jalan Ruas Karossa – Topoyo dengan nilai anggaran Rp. 171.130.096.000. Proyek dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT Ekstra – PT Nursyam KSO.
Diketahui juga, lingkup kegiatan Proyek tersebut yaitu Pelebaran Menuju Standar, Rehabilitasi Mayor, Rehabilitas Minor, Pemeliharaan Rutin, dan Pemeliharaan Rutin Jembatan.
Baca Juga : Soal Proyek Jalan Salugatta, Kepala Dinas PUPR Mamuju Tengah Sebut Pelaksana di Blacklist
Proyek tersebut melekat di Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Barat (Sulbar), Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Sulawesi Barat.
Terkait itu, pihak Satker PJN Wilayah II Sulbar menegaskan bahwa proyek Preservasi Jalan Ruas Karossa – Topoyo akan terlaksana, jalan rusak atau berlubang akan tertutup.
” …Intinya terlaksanakan ini pekerjaan (Preservasi Jalan Ruas Karossa – Topoyo:red), semua (jalan rusak/berlubang: red) tertutup itu karossa sampai topoyo,” ungkap Kepala Satker PJN Wilayah II Sulbar, Nasrun saat dikunjungi dikantornya. Jl. Jend Gatot Subroto, Simboro, Kec. Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Selasa (21/4/2026).
Baca Juga : RDPU di Komisi III DPRD Sulbar Soal Proyek Jaringan Irigasi Tahap III di Kalukku
Untuk diketahui juga, waktu pelaksanaan proyek dengan anggaran ratusan miliar tersebut berakhir hingga 31 Desember 2027.














