MAJENE — Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Majene terus memperkuat komitmennya dalam pelestarian lingkungan melalui program pengelolaan sampah berbasis sekolah.
Inisiatif ini melibatkan seluruh siswa dalam memilah dan mengolah sampah organik serta anorganik langsung dari sumbernya di lingkungan sekolah.

Kepala Sekolah SMPN 1 Majene, Asriadi Ali menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk menanamkan karakter peduli lingkungan sejak dini kepada para siswa. Langkah nyata yang telah dijalankan mencakup pemisahan sampah plastik dengan menyediakan tempat sampah terpisah sesuai jenisnya (organik dan anorganik).
“Kami ingin menciptakan ekosistem sekolah yang bersih dan bebas sampah plastik. Pemisahan sampah dilakukan dengan menyediakan tempat sampah terpisah, serta mendorong siswa untuk menggunakan tumbler dan membawa bekal dengan wadah sendiri dari rumah guna meminimalkan penggunaan plastik sekali pakai,” ujar Asriadi Ali pada Rabu (6/5/2026).
Selain pengurangan sampah di hulu, SMPN 1 Majene juga telah meresmikan Bank Sampah Sekolah. Fasilitas ini berfungsi sebagai pusat pengumpulan sampah anorganik yang bernilai ekonomis, sementara sampah organik diolah menjadi kompos yang digunakan untuk menyuburkan taman sekolah.

Program ini diharapkan tidak hanya berdampak pada kebersihan sekolah, tetapi juga menjadi model edukasi berkelanjutan bagi masyarakat di Provinsi Sulawesi Barat dalam menghadapi permasalahan sampah.















