Cakrawala9.com, Majene – Pembangunan gerai Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Palipi Soreang Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat mulai berjalan. Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama. Rabu (7/1/2026).
Peletakan batu pertama pembangunan gerai Kopdes Merah Putih dihadiri langsung Bupati Majene, Dr.Andi Achmad Syukri Tammalele bersama Wakil Bupati Majene serta Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Majene.
Baca Juga : Gema Rindu dari Pesisir Luaor
Turut hadir di acara tersebut Wakil Ketua DPRD Majene, Camat Baggage, Bhabinsa, Bhabhikantibmas, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Seluruh jajaran Pengurus Kopdes MERAH PUTIH Desa Palipi Soreang.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Majene Dr Andi Achmad Syukri Tammalele berharap agar pembangunan gerai Kopdes MERAH PUTIH Desa Palipi Soreang berjalan dengan lancar, dan sukses agar memudahkan masyarakat untuk berbelanja dengan harga yang sesuai ketetapan Pemerintah.
Baca Juga : Lurah Rangas Majene Pantau Penyaluran Beras – Minyak; Berikut Penjelasan Singkat Cara Rubah Data Desil
Sementara Desa Palipi Soreang, Wardin Wahid menyampaikan terima kasih atas kesediaan Bupati dan Wakil Bupati Majene serta Wakil Ketua DPRD, Camat Banggae dan tokoh masyarakat berkenang hadir menyaksikan dan meletakkan batu pertama di pembagunan gerai Kopdes MERAH PUTIH sala satu Asta cita Presiden.
“bahwa delapan puluh ribu Kopdes MERAH PUTIH se Indonesia ada juga pesan pak Mentri melalui Kopdes MERAH PUTIH kita akan melakukan MOU dengan SPPG agar kedepannya hasil tani masyarakat hasil laut nelayan di tampung dan dipasarkan kembali ke masyarakat dengan harga sesuai ketentuan. Kita juga akan berkaloborasi dengan BUMDes agar bisa saling membantu tujuannya adalah kesejahteraan masyarakat desa terkhusus Palipi Soreang,” kata Wardin Wahid.

Dijelaskan Koperasi Desa Merah Putih akan menjalankan sejumlah usaha inti yang wajib ada seperti simpan pinjam, sembako, apotek, klinik, cold storage/gudang, dan logistik. Serta mengembangkan bisnis lain sesuai potensi desa seperti pertanian/perkebunan, UMKM olahan lokal, ekonomi kreatif, jasa transportasi, hingga pemasaran digital, bertujuan untuk kemandirian ekonomi desa dan nasional.
Laporan : Hasri Gandeng
Editor : Bahri



















