Example 728x250

Kembali Pimpin Demokrat, Suhardi Duka Target Posisi Partai Nomor Satu di Sulbar

“Partai harus membumi di Sulbar,” Ketua DPD Partai Demokrat Sulbar, Suhardi Duka dalam pidato perdana setelah didapuk jadi Ketua dalam Musyawarah Daerah ke - V Partai Demokrat Sulawesi Barat.

Foto: Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Barat, Suhardi Duka. (Ist)

Cakrawala9.com, Mamuju — Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulbar, Suhardi Duka (SDK), secara terang-terangan memasang target raksasa: merebut posisi nomor satu dan menjadikan Demokrat sebagai partai penguasa di Sulawesi Barat.

​Ambisi besar tersebut disampaikan Suhardi Duka saat menyampaikan pidato dalam forum Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Partai Demokrat Sulbar yang digelar di Mamuju, Sabtu (23/5/2026). Setelah dirinya didapuk kembali menjadi Ketua dari partai berlambang bintang mercy tersebut.

Hal itu juga menjadi sinyal bahwa peta persaingan politik di Sulawesi Barat (Sulbar) bakal memanas menjelang Pemilu 2029 dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2031.

​Dalam pidatonya, SDK membeberkan modal politik yang dimiliki Demokrat saat ini. Pada pemilu terakhir untuk DPR RI, Demokrat Sulbar berhasil mengamankan total 100.439 suara (gabungan suara partai dan caleg), naik sekitar 20 ribu suara dibanding Pemilu 2019.

​Meski trennya naik, SDK belum puas dengan posisi runner-up (nomor dua) yang saat ini dipegang Demokrat di tingkat provinsi.

​”Untuk 2029 kita target minimal 200 ribu suara. Yang tadinya posisi kita nomor dua di tingkat provinsi, 2029 atau 2031 partai ini harus menjadi nomor satu di Sulbar,” tegas SDK disambut gemuruh peserta Musda.

​Di balik target bombastis itu, SDK melakukan evaluasi jujur terhadap kondisi partainya. Ia mengakui bahwa selama ini lumbung suara Demokrat di Sulbar masih sangat bergantung pada ketokohan individu para calegnya, bukan karena kekuatan mesin partai.

​”Kalau melihat data, kekuatan Demokrat Sulbar masih bertumpu pada kader dan tokoh, belum bertumpu pada struktur partai yang kita bangun,” aku SDK.

​Guna membalikkan keadaan, SDK menegaskan akan memimpin partai dengan gaya yang lebih tegas. Fokus utamanya ke depan adalah melakukan perombakan strategi dengan memperkuat struktur organisasi hingga ke akar rumput.

“Partai harus membumi di Sulbar,” cetusnya.

​Sinyal kemenangan yang dirangkum dalam tema lokal “Demokrat Kuat, Sulbar Pabeta” (Sulbar Pemenang) tampaknya bukan isapan jempol. Pada momentum Musda V ini, Demokrat Sulbar resmi “memanen” puluhan tokoh masyarakat dari berbagai latar belakang, mulai dari mantan birokrat, pengusaha, eks pengurus partai lain, hingga tokoh pemuda.

​Beberapa nama beken yang resmi memakai jaket Demokrat antara lain Bebas Manggasali, Hamsah Sunuba, Nurdin Pasokkori, Abdul Waris Bestari, Fajar Bora, Muhammad Dahlan Farhat, Zadrak To’tuan, Muhammad Yusri, hingga Aco Takdir.

​SDK menyebut, kenyamanan para tokoh ini bergabung tidak lepas dari citra Demokrat yang low profile, terbuka, ramah (friendly), dan yang paling penting: adem ayem.

”Kami tidak punya konflik-konflik internal. Selama 15 tahun terakhir Demokrat tidak ada konflik, dan itu yang mereka suka,” lanjut SDK.

​Selain mengandalkan tokoh-tokoh senior berpengaruh, Demokrat Sulbar juga mulai membuka pintu lebar-lebar untuk regenerasi.

​”Tentu kita tetap menggandeng kader lama, disinergikan dengan kader baru, termasuk generasi muda dan perempuan yang punya minat di dunia politik,” pungkas SDK, mengingatkan seluruh kader untuk mulai merapatkan barisan sejak dini karena tantangan menuju 2029 tidak akan mudah.

Diketahui, acara sakral Musda DPD Partai Demokrat Sulbar dihadiri langsung oleh Sekjen DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, beserta jajaran petinggi pusat lainnya.

Example 728x250
Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250