MAJENE — Kelangkaan dan harga gas elpiji bersubsidi 3 kilogram banyak dikeluhkan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Majene bergerak cepat, memberikan respon dengan menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) pengawasan distribusi gas melon.
Rapat tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Mejene, Andi Rita Mariani Bhasaro di ruang kerjanya. Senin (11/05/2026).
Baca Juga : Pemkab Majene Gelar Rakor Sinkronisasi Program Pertanian 2026
Baca Juga : Tercatat Dalam Desil 1 di Majene, Lansia 76 Tahun Belum Terima Bansos
Dalam agenda tersebut, Andi Rita Mariani Bhasaro menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam melihat masyarakat prasejahtera terbebani oleh harga gas yang tidak wajar di tengah kondisi ekonomi saat ini. Pengetatan pengawasan di lapangan akan segera dilakukan demi memastikan distribusi berjalan jujur, tertib, dan tepat sasaran.
“Keluhan masyarakat soal gas subsidi 3 kg menjadi perhatian serius kami di Pemerintah Kabupaten Majene. Di tengah kondisi ekonomi saat ini, masyarakat tidak boleh dibebani harga yang melampaui HET. Saya tegaskan, pemerintah hadir untuk melayani masyarakat. Karena itu, distribusi gas harus berjalan jujur, tertib, dan tidak boleh keluar dari ketentuan yang merugikan warga Majene,” ujar Wakil Bupati Majene dalam arahannya.

Pemerintah daerah bersama Kepolisian dan TNI berkomitmen menyusun langkah konkret untuk menindak pangkalan atau oknum yang kedapatan menimbun atau menjual di atas harga resmi. Sinergi antara pemerintah dan mitra penyalur ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata untuk melindungi hak-hak masyarakat prasejahtera di Kabupaten Majene.
Untuk diketahui, rapat strategis ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, instansi vertikal, hingga pihak swasta. Peserta yang hadir di antaranya Komandan Kodim 1401 Majene, Kapolres Majene, Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan, serta Asisten II Setda.
Dikesempatan itu juga, turut hadir Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian, Kabag SDA, Kabag Ekonomi, para Camat se-Kabupaten Majene, perwakilan agen PT Isfat Jaya Abadi dan PT Candi Rama Perkasa, hingga perwakilan pangkalan tabung 3 kg wilayah Majene.
















