MAMUJU — Puluhan massa pemuda bersama mahasiswa melakukan aksi demonstrasi dan penyampaian pendapat di gerbang D’Maleo Hotel Mamuju.
Dari pantauan lapangan, aksi demonstrasi dilakukan buntut dari adanya dugaan pengusiran terhadap seorang jurnalis yang akan melakukan peliputan di ruang acara pengarahan dan evaluasi terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Acara Pengarahan dan Evaluasi berlangsung di gedung D’Maleo Hotel. Jl. Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Prov Sulbar). Kamis (30/4/2026).
Baca Juga : Satgas MBG Mamuju Sebut Tidak Ada Toleransi Soal IPAL; SPPG Secepatnya Kembali Running
“Memberikan klarifikasi resmi atas tindakan pengusiran wartawan yang terjadi dalam kegiatan hari ini. Menjamin keterbukaan akses bagi media dalam setiap kegiatan resmi BGN, khususnya yang berkaitan dengan program publik. Membuka informasi terkait mekanisme pengawasan dan pelaksanaan Program MBG di Kabupaten Mamuju. Berkomitmen menjalankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kegiatan di daerah,” bunyi tuntutan pengunjuk rasa.

Dalam aksi tersebut, pukul 12:39 WITA, massa aksi melakukan koordinasi bersama dengan Kasdim 1418 Mamuju Letkol Inf Andi Ismail SE. Hadir di tengah-tengah massa aksi, KTU Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) wilayah Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah.
Diketahui, massa aksi yang menggelar aksi demonstrasi yakni pemuda dan mahasiswa dari Gerakan Vendetta.
Baca Juga : Rekomendasi Belum Dilaksanakan, DPRD Sulbar Gelar Audiens Terkait MBG
Menyikapi insiden dugaan pengusiran jurnalis pada acara tersebut, KTU Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Muhammad Aril Putra menyampaikan permintaan maaf di tengah-tengah massa aksi di salah-satu warkop di Mamuju.
“… terkait tadi masalah kesannya diusir atau apa (dugaan pengusiran jurnalis;red) saya minta maaf,” kata Muhammad Aril Putra. Kamis (30/4/2026).
Baca Juga : Evaluasi Satgas MBG Mamuju, Wakil Bupati Tekankan Pemetaan SPPG untuk Perbaikan Layanan

Aksi tersebut berakhir usai melakukan audiensi. Massa aksi memberikan sejumlah tuntutan kepada KTU KPPG wilayah Sulteng – Sulbar.














